14 Cara Ampuh Mendapatkan Konsumen Toko Online

Duh, sepi yang beli nih. Merasa begitu juga? Mungkin masalahnya bukan karena sepi pembeli, tapi tidak ada yang melihat olshopmu. Mau tau cara bisa mendapatkan pelanggan? Ini 14 cara ampuh yang bisa kamu praktikan.
Eldo A Pradana
Diupdate pada 6 Dec 2021
Ngomong sampe dower, kalau udah takut ya pasti takut beli

Kalau tidak ada orang yang tau kalau ternyata kamu itu ada, tentunya mereka tidak akan bisa membeli apapun.

Kalau kamu tidak memiliki toko dipinggir jalan, tentunya tidak akan ada orang yang mau mampir berbelanja.

Satu-satunya cara mendapatkan konsumen adalah dengan membuat konsumen tau bahwa kamu itu ada. Buat orang sebanyak mungkin untuk melihat tokomu.

Gimana caranya?

Ada 14 cara yang bisa kamu lakukan agar toko onlinemu bisa mendapatkan konsumen.

Dapatkan konsumen dengan memaksimalkan pencarian organik dari search engine.

Kalau kamu ingin mendapatkan konsumen dengan segera, kamu bisa membeli spot iklan di Google, Facebook, atau Instagram.

Tapi, kalau kamu bisa mendapatkan konsumen tanpa harus mengeluarkan budget iklan, bukankah itu akan jauh lebih baik?

Google masih jadi salah satu tempat bagi orang yang memiliki masalah atau orang yang sedang mencari sesuatu yang mereka perlukan. Dan kalau toko onlinemu muncul sebagai tempat yang bisa memberikan sebuah solusi, bukan tidak mungkin calon pelanggan itu akan melihat-lihat produkmu kemudian.

Untuk mendapatkan porsi calon pelanggan dari mesin pencari, situs toko online kita perlu masuk kedalam halaman pertama Google.

Tahukah kamu, bahwa situs pada peringkat pertama akan mendapatkan klik 71% hingga 92% dari calon konsumen.

1. Gunakan strategi konten marketing.

Intinya, konten marketing itu adalah tentang menyelesaikan masalah dan menjawab pertanyaan dari calon konsumen.

Coba cari apa permasalahan atau pertanyaan yang dimiliki calon pelanggan, lalu tuliskan solusinya pada situs toko onlinemu.

Lakukan dengan baik, konsisten, dan kamu akan melihat hasilnya.

Misalnya kalau kamu jualan baju, kamu bisa jawab pertanyaan konsumen seperti:

  • Warna baju apa yang cocok untuk kulit sawo matang?
  • Corak baju apa yang pas untuk badan gemuk?
  • Tips membeli baju secara online, dll.

Kalau jawaban yang kamu tulis mengena dihati calon konsumen, bukan hal yang tidak mungkin mereka akan kepoin toko onlinemu lebih lanjut.

Seru banget kan?

Nah, penting untuk kamu ketahui nih…

… jangan sia-siakan kesempatan ini untuk ngiklan!

Tampilkan iklan produkmu sendiri pada tengah halaman atau pada akhir halaman. Berikan foto produk yang sesuai dengan apa yang baru kamu bahas.

Seperti ini..

foto pakaian ghost manekin warna hijau bunga, daster wanita
Foto produk untuk Bonanza Boutique oleh Nagari Studio

Buat konsumen melihat produkmu.

Yap, sama seperti halnya kami pun sedang ngiklan jasa foto produk di tulisan ini.

Btw, foto diatas adalah foto produk Ghost Mannequin. Keren kan? Seperti baru dipakai model beneran! Dan harganya lebih murah daripada foto model.

Hihihi… 🤭

2. Buat profile pada Google My Business.

Google punya cara sendiri untuk mendukung bisnis lokal.

Contoh gampangnya seperti ini:

mendapatkan konsumen dari Google Map

Nah, saya mengetikkan kata kunci studio foto produk di Google. Dan karena posisi saya saat ini di Bantul, Jogjakarta maka Google akan menampilkan studio foto yang terdekat dari lokasi saya saat ini.

Nice kan!

Artinya, kalau ada calon konsumen yang baru cari obat herbal misalnya…

… dan lokasi tokomu dekat dengan si konsumen maka Google akan meletakkan alamatmu pada posisi pertama.

Oh ya, btw ini ada produk herbal! Siapa tau mau beli, karena yang bikin foto produk herbal ini adalah kami, Nagari Studio.

foto produk kreatif untuk produk herbal
Contoh foto kreatif produk herbal untuk CV. Tasnim

Nah ngiklan lagi deh.. 😂

Eh, tapi beneran loh, foto produk itu terbukti bisa meningkatkan penjualan toko onlinemu sebanyak 30%.

Coba deh baca artikel kami 11 Fakta Foto Produk dan Cara Meningkatkan Penjualan yang Ngga Pernah Kamu Tau

3. Mendapatkan konsumen potensial dengan keyword produk.

Keyword produk adalah kata kunci komersil yang harus kamu miliki untuk menarik perhatian konsumen potensial.

Misalnya nih, karena Nagari Studio punya bisnis foto produk, jadi kami memaksimalkan setiap kata kunci yang berbau foto produk.

hasil pencarian google

Pada kata kunci foto produk baju, kami menempati posisi ke-2 yeah!

Untuk keyword foto produk perhiasan kami juga menempati posiis ke-2. Cihui!

Artinya…

… orang yang mencari di Google dengan kata kunci tersebut memang adalah orang yang sedang bingung dimana mereka bisa membuat foto produk.

Ya kan?

Nah, jadi kamu perlu banget untuk memiliki keywords komersil seperti ini. Sehingga target marketnya lebih potensial.

Susah?

Banget!

Tapi bukan berarti mustahil kan?

Dapatkan lebih banyak calon konsumen dengan sosial media.

Sosial media udah bukan hal yang asing lagi ya kan?

Bahkan sekarang ini banyak orang yang hanya menggunakan sosial media untuk berjualan. Yup, tanpa website, tanpa toko fisik.

Kenapa begitu?

Ya karena sejujurnya, potensi pasar sosial media itu besar banget lho!

Sebagai contoh, tenyata pengguna Instagram di Indonesia sendiri mencapai 78 juta orang.

Artinya dari orang tua, hingga anak muda udah pegang Instagram sekarang ini.

Lalu, bagaimana cara memaksimalkan sosial media agar bisa mendapatkan konsumen lebih banyak?

4. Buat netizen di Instagram merasakan visualgasm.

Instagram adalah sosial media berbasis gambar.

Jadi kalau kamu bisa membuat netizen di Instagram merasakan visualgasm dengan gambar-gambar yang kamu post, maka kesempatan untuk mendapatkan follow lebih besar.

Salah satu user yang bisa mencetak follow sebanyak 14k follower dalam waktu 4 bulan adalah @eldoap.

mendapatkan banyak calon konsumen via instagram dengan desain feed yang menarik
Desain gambar yang dipadukan dengan ilmu dalam bentuk carousel bisa mendapatkan 14k follower dalam waktu 4 bulan.

Penasaran bagaimana @eldoap bisa mendapatkan follower sebanyak itu dalam waktu singkat?

Cek tulisannya di www.eldoap.com, dijelaskan dengan cukup detil kog.

Apa yang dilakukan setelah punya follower?

Nah, lalu setelah punya follower, apa yang harus dilakukan agar follower tersebut berubah menjadi konsumen?

Jawabannya…

… buat mereka selalu ingat padamu.

Post konten yang teratur dengan kualitas maksimal, akan membuat follower selalu kepoin akun IG.

Baru ngga kepo akun IG? Buat mereka ingat dengan IG story.

Pengen lebih masive? Buat program giveaway di IG untuk boosting follower dan interaksi.

Eh, tapi jangan sering-sering buat giveaway yah. Karena bisa jadi akunmu nanti hanya di follow oleh giveaway hunter aja. Cuma ngincer giveaway tapi ngga akan pernah jadi konsumen.

Btw, menurut survey 80% orang akan membuka Instagram sebelum memutuskan untuk beli atau tidak jadi beli.

5. Buat orang betah di Page Facebook bisnis onlinemu dengan berbagai informasi yang menarik.

Nah, berbeda dengan Instagram. Facebook adalah sosial media yang berbasis pada informasi. Bukan gambar visual.

Lalu apa yang bisa kamu lakukan dengan Facebook?

Jawabannya…

… buat Facebook sebagai gudang informasi.

Setiap kali kamu berselancar di dunia maya, kamu pasti akan mendapatkan informasi bagus. Dan setiap kali kamu dapat hal bagus dan menarik, share di Page Facebook bisnismu.

Tapi yang perlu kamu ingat, jangan share informasi gado-gado ya…

Hanya share tentang topik seputar bisnismu aja.

Misalnya kalau kamu jualan mainan anak, maka bagikan informasi seputar dunia parenting, cara mendidik anak, tumbuh kembang anak, jenis mainan yang direkomendasikan dokter anak misalnya…

… dan banyak lagi yang bisa kamu bagikan di Facebook.

Dengan begitu, setiap kali ada ibu muda yang punya anak dan ingin tumbuh kembang anaknya lebih baik, mereka tidak akan segan untuk mengikuti feed Facebook bisnismu.

Jangan lupa, gandeng e-commerce untuk mendapatkan konsumen potensial.

E-commerce di Indonesia sudah ada banyak sekali. Tokopedia, Bukalapak, Shopee, Lazada, JD.id, Zalora, dll.

Nah, kamu bisa memanfaatkan fasilitas e-commerce untuk bantu scale-up bisnismu.

Gimana caranya?

6. Gaet konsumen dengan fasilitas gratis ongkir dan cashback.

52% konsumen akan belanja lebih banyak demi mendapatkan gratis ongkir.

Dan…

… gratis ongkir tanpa syarat akan menjadi kriteria nomor 1 dalam berbelanja.

Kenyataannya, konsumen tidak suka harus bayar ongkir, dan kita memiliki kesempatan untuk membuat masalah ini menjadi keuntungan.

Coba deh lihat e-commerce besar Shopee, bagaimana mereka mendapatkan konsumen, menarik perhatian kaum emak-emak dan meningkatkan pengguna dengan program cashback dan gratis ongkirnya.

Statistik pengguna Shopee hingga Q4 2020
Statistik pengguna Shopee hingga Q4 2020. Sumber, Statista

Kaum emak-emak paling seneng dengan yang namanya cashback dan gratis ongkir.

Dengan menjadi seller di e-commerce kamu bisa memberikan fasilitas ini kepada calon pelanggan agar mereka tidak berpikir 2x untuk belanja di toko onlinemu.

Intinya, maksimalkan fasilitas yang ada pada e-commerce untuk mendapatkan konsumen lebih banyak lagi.

7. Permudah sistem pembayaran dengan e-commerce.

Banyak alasan orang untuk tidak jadi belanja online.

Salah satunya adalah karena mereka tidak familiar dengan sistem order dan pembayaran yang toko onlinemu tawarkan.

Tapi, hampir semua orang sudah familiar dengan sistem checkout pada situs e-commerce.

Bener kan?

Jadi kamu bisa memanfaatkan hal ini untuk memberikan konsumen rasa nyaman dalam berbelanja.

Disamping itu, biasanya marketplace atau situs e-commerce memiliki banyak sekali cara pembayaran. Mulai dari bank A, B, C, hingga dompet digital, bahkan ada yang langsung menawarkan sistem cicilan.

Mau mendapatkan lebih banyak konsumen? Gunakan iklan.

Ada harga ada rupa.

Kalau kamu mau mendapatkan konsumen lebih banyak, maka perbanyak calon pelanggan untuk melihat apa yang kamu jual.

Dan kalau kamu ingin lebih banyak mata yang melihat produkmu, kamu bisa membelinya kog!

8. Beriklan di mesin pencari kalau pusing soal SEO.

Kamu ngga harus punya website yang teroptimasi SEO kalau ingin mendatangkan calon konsumen.

Gunakan iklan di Google sehingga situs toko onlinemu bisa tampil di halaman pertama hasil pencarian.

Optimasi SEO membutuhkan banyak waktu dan tenaga, walaupun memang buahnya manis kalau berhasil. Tapi bagaimana kalau kamu tidak punya cukup waktu karena kamu harus segera meluncurkan produk terbarumu?

Google Ads bisa memberikan kamu banyak sekali calon konsumen untuk kamu dalam waktu yang sangat singkat.

mendapatkan konsumen dengan iklan di mesin pencari seperti Google
Mendapatkan konsumen dengan iklan di mesin pencari seperti Google

Pertimbangkan beberapa campaign iklan dengan budget tetap setiap bulannya. Mulai dari nilai kecil dulu aja, misalnya Rp 500.000/bulan untuk merasakan dampaknya pada bisnis onlinemu.

Dan jangan lupa tentang Google Shopping, layanan khusus dari Google untuk toko online yang akan menampilkan gambar produk beserta harganya pada halaman paling atas.

contoh iklan produk pada halaman mesin pencari google
Contoh hasil iklan Tokopedia via Google Shopping

9. Ngiklan di 2 sosial media paling banyak pengguna, Instagram dan Facebook.

Beli 1 dapat 2. Ngiklan di Facebook maka iklanmu juga akan disebarkan ke Instagram.

Ingat, Instagram dan Facebook itu sudah menjadi 1 perusahaan sekarang ya. Jadi kamu bisa mendapatkan konsumen dengan potensi yang sangat tinggi kalau kamu memutuskan untuk beriklan di media sosial raksasa satu ini.

Bentuk iklan di sosial media agak sedikit berbeda dengan iklan di mesin pencari, karena orang datang ke sosial media untuk mencari hiburan bukan iklan.

Tapi, sosial media bisa bekerja dengan sangat baik dalam mempromosikan bisnismu. Kenapa?

Karena pengguna sosial media tetap punya masalah dan mereka ingin sebuah jawaban yang bisa menyelesaikan permasalahan mereka.

Posting secara teratur dan buat konten yang relevan seputar masalah yang mereka hadapi lalu berikan tautan balik ke situs toko onlinemu dimana kamu menuliskan jawaban yang lebih lengkap lagi.

Inilah kenapa sosial media yang dipadukan dengan konten marketing adalah sebuah kombinasi yang sangat powerfull dalam meraih hati calon konsumen untuk mau mengunjungi websitemu.

Penting nih, optimasi juga website olshop dengan berbagai fitur marketing.

Konten marketing, strategi iklan, dan pemasaran via sosial media bisa menjadi lebih efektif dengan melakukan optimasi pada situs toko onlinemu.

Jika website olshopmu tampil dengan baik, maka potensi kamu mendapatkan konsumen dari berbagai channel pemasaran bisa menjadi lebih baik.

10. Konsumen mendapatkan konsumen, strategi affiliate marketing.

Affiliate marketing (pemasaran afiliasi) atau istilahnya pemasaran dari mulut ke mulut adalah strategi marketing yang banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar karena memang potensinya sangat luar biasa.

81% konsumen mengatakan bahwa rekomendasi teman atau keluarga memberikan pengaruh yang besar terhadap keputusan belanja mereka.

Strategi pemasaran afiliasi ini sulit sekali kamu lakukan kalau tidak memiliki website sendiri.

Kamu tidak akan bisa membuat affiliate marketing di sosmed atau e-commerce.

Kamu harus tunduk pada sistem yang mereka buat, kamu tidak bisa membuat sistemmu sendiri.

Tapi dengan memiliki website sendiri, toko onlinemu bisa bebas melakukan apapun karena kamu punya kendali penuh atas sistem olshopmu itu.

Sistem kerja pemasaran afiliasi.

Beda dengan marketer biasa, dimana kamu harus menyediakan gaji bulanan untuk mereka.

Pemasaran afiliasi ini bisa sangat efektif karena kamu akan memiliki banyak sekali marketer online dan kamu hanya akan membayar mereka jika ada produk yang terjual saja.

Kalau produk yang kamu jual memang bagus, banyak kog orang yang bersedia memasarkan produkmu.

Bukan dalam bentuk dropship atau reseller ya…

… sistem ini seperti sistem makelar.

Mereka hanya akan dapat fee jika bisa menjualkan produk saja, mereka juga tidak akan mendapatkan resiko apapun atas produk.

Dengan cara ini, Dropbox, sebuah perusahaan cloud storage, berhasil mengembangkan penggunanya dari 100.000 orang ke 4 juta pengguna hanya dalam 15 bulan.

11. Pertimbangkan email marketing juga untuk olshopmu.

Email marketing mungkin kelihatan ngga menarik dan ketinggalan jaman ya..

… tapi, email menjadi salah satu kebutuhan dasar yang harus dimiliki seseorang untuk bisa berselancar di dunia maya lho.

Mayoritas website mewajibkan untuk mendaftar menggunakan email agar bisa mendapatkan benefit sebagai member.

Artinya.. email itu masih terpakai dan akan selalu terpakai.

Kalau kamu jualan via sosmed dan e-commerce maka kamu tidak akan memiliki database email pelanggan seperti ini.

Sehingga kamu akan kesulitan untuk memberikan tawaran menarik lagi (mengingatkan pelanggan untuk bertransaksi kembali).

12. Optimasi tampilan website toko online untuk smartphone.

Sekarang ini lebih banyak orang yang menggunakan smartphone untuk berselancar di dunia maya daripada menggunakan komputer.

Website Nagari Studio sendiri 73% pengunjung menggunakan smartphone.

Jadi, bagaimana kamu akan mendapatkan konsumen lebih kalau tampilan situs olshopmu tidak dioptimasi untuk pengguna smartphone?

Fakta lainnya, Google sekarang ini makin giat dengan program “Mobile First”, yang artinya Google akan memberikan ranking yang lebih tinggi untuk situs yang memiliki kinerja lebih baik di seluler daripada yang tidak.

13. Jalankan survey dan polling pada olshop untuk mendapatkan konsumen dan memahami mereka lebih dalam.

Untuk mendapatkan konsumen lebih banyak lagi, kamu bisa membuat survey dan polling. Selain bisa meningkatkan interaksi, orang suka mengekspresikan opini mereka dan berbicara tentang diri mereka sendiri.

Dengan begitu, kamu akan memiliki masukan dari banyak orang yang kemudian bisa kamu terapkan untuk meluncurkan program-program baru yang akan memanjakan konsumen.

Berdasarkan teori hukum Pareto, 80% efek ditentukan dari 20% sumber. Dan ini bisa terjadi pada banyak hal, seperti:

  • 80% dari keluhan pelanggan, muncul dari 20% ketidakberesan dari produk atau jasa.
  • 80% dari keterlambatan jadwal, timbul dari 20% dari kemungkinan penyebab penundaan.
  • 20% dari produk atau jasa mencapai 80% dari keuntungan.
  • 20% dari penjualan produk atau jasa, memproduksi 80% dari pendapatan perusahaan.

Artinya, dengan 20% masukan dari pelanggan, kamu bisa membuat senang 80% pelanggan lainnya.

Makin banyak konsumen yang senang, bukan tidak mungkin 20% dari mereka akan merekomendasikan olshopmu kepada teman atau keluarganya.

14. Maksimalkan tampilan produkmu secara online dengan foto produk berkualitas.

Foto produk kosmetik untuk Tinka skincare by Nagari Studio
Foto produk kosmetik untuk Tinka skincare by Nagari Studio.

Rasanya memiliki foto produk yang berkualitas adalah suatu kewajiban untuk setiap olshop yang ada.

Kenapa begitu?

Ya…

… karena satu-satunya cara pelanggan bisa melihat produk kita itu kan hanya dari foto produk.

Ngga ada cara lain.

Dan tidak mungkin juga bagi mereka yang belanja online untuk bisa melihat fisik produkmu kan?

Nah, dengan memiliki foto produk maka kamu juga bisa ikut bersaing pada hasil pencarian Google lho. Contohnya seperti ini:

mendapatkan konsumen dari foto produk baju busui hasil pencarian google
Baju busui hasil pencarian Google

Dan kalau kamu punya produk-produk seperti tas, sepatu, peralatan dapur, atau produk-produk non pakaian, kamu juga bisa menampilkannya dengan foto produk 3D 360 seperti ini:

Foto produk 3D 360 seperti ini bisa menggambarkan setiap detil produk dengan sangat jelas. Konsumen online seolah-olah memegang produknya beneran.

Asik kan?

Coba deh baca 12 Cara Foto Produk 360 Bisa Membuat Toko Online Laris Manis, siapa tau bisa memberikan inspirasi untuk kamu.

Apa yang bisa kita simpulkan?

Kamu perlu memanfaatkan setiap celah yang ada untuk bisa mendapatkan konsumen lebih banyak lagi.

Jangan hanya berpatokan pada 1 sistem saja…

… misalnya sudah jualan online di sosmed, terus ngga mau punya website sendiri. Atau sudah nyaman dengan e-commerce lalu tidak mau mengembangkan sayap di sosmed.

Gunakan ketiganya untuk membantu kamu mendapatkan pelanggan lebih banyak lagi.

Karena intinya…

… kamu perlu banyak mata yang mau melihat produkmu agar ada yang mau membeli produkmu.

Dan jika sudah ada banyak calon konsumen yang berkunjung, kamu perlu pastikan bahwa banyak orang yang berubah menjadi pelanggan.

Dan pelu juga kamu ingat bahwa…

… foto produk juga memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap keputusan belanja konsumen.

Hal yang selanjutnya perlu untuk Anda lakukan adalah mempersiapkan materi promosi bisnis Anda dengan sebaik-baiknya.

Tentunya Anda pasti ingin memiliki materi promosi yang jauh lebih baik dari pesaing bisnis.

Dengan memberikan foto produk yang berkualitas tinggi, konsumen bisa melihat detail produk Anda dengan sangat jelas, sehingga kesempatan untuk meraih penjualan pun menjadi lebih tinggi.

Jangan sampai ternyata sampai sekarang Anda masih suka ambil foto produk milik orang lain atau mengambil foto dengan kualitas yang seadanya saja, karena hal ini bisa meningkatkan kekecewaan konsumen saat menerima produk Anda nantinya.

Ingat… bisnis itu harus jujur, dan foto produk juga harus jujur.

Nagari Studio, penyedia jasa foto produk syariah bisa menjadi solusi Anda dalam menyediakan foto produk dengan kualitas yang tinggi tanpa melebih-lebihkan kondisi produk yang Anda jual.

Karena bisnis itu bukan hanya soal untung rugi saja, tapi sudah soal surga dan neraka.

Terdapat 3 layanan utama dari Nagari Studio: Foto katalog, foto kreatif dan foto produk 360.

Buktikan sendiri kualitas foto produk Nagari Studio dengan melakukan UJI COBA GRATIS untuk foto pertama Anda, silakan klik tautan ini.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Our works

Portfolio Fotografi Kami

Berikut ini sebagian contoh hasil foto produk yang telah kami kerjakan.

Our beloved client

Lebih dari 631 Perusahaan Dalam Negeri Menggunakan Jasa Fotografi Kami

logo BRI logo Capung logo Fans logo fitcare logo grafikatech logo icad logo love anchor logo nats logo new era logo tinka logo arden logo bonanza
Maksimalkan cara promosi Anda lebih baik lagi dengan foto produk dari Nagari Studio